Tampilkan postingan dengan label Laporan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laporan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2016

Contoh Berita Acara/Kronologis Kecelakaan Untuk Klaim BPJS

Contoh Kronologis Kecelakaan untuk klaim BPJS - Dalam kehidupan, musibah memang bisa datang kapan saja. Musibah yang dialami seseorang ternyata bisa diajukan klaim untuk jaminan kecelakaan kerja. Untuk melengkapi prosedur klaim tersebut, maka anda perlu melampirkan berita acara kecelakaan kerja juga kronologis terjadinya kecelakaan tersebut.
 
Isi dari berita acara dan kronologis ini yaitu mengenai penjelasan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi dan di jelaskan sesuai dengan urutan kejadian serta di lengkapi dengan keterangan waktu secara terperinci mulai dari berangkat kerja hingga terjadinya kecelakaan. Anda bisa membuat alur aktivitas kejadian mulai dari awal secara detail hingga kecelakaan tersebut terjadi.
Contoh Berita Acara Kronologis Kecelakaan
Contoh Berita Acara Kronologis Kecelakaan
Jika tenaga kerja tersebut bertugas di lapangan atau berada di luar kota, pastikan rute yang perjalanan yang dibuat ditulis secara tepat dari satu tempat ke tempat yang lain yang sudah menjadi tugas kerjanya. Oleh sebab itu jangan sampai rute klaim yang ditulis tidak runtut sehingga tidak sesuai dengan jalur, karena dari pihak BPJS Ketenagkerjaan akan mengecek rute perjalanan tersebut.
 
Perlu digarisbawahi bahwa dalam pembuatan berita acara atau kronologis kecelakaan untuk klaim BPJS ini di perlukan urutan kejadian yang disertai dengan waktu kejadian sehingga kejadian yang sebenarnya terjadi bisa benar-benar tertuang dalam berita acara tersebut. Untuk memudahkan anda membuat berita acara atau kronologis kecelakaan untuk klaim BPJS ini, berikut contoh yang bisa dijadikan panduan.
 

Contoh 1 Berita acara/kronologi kecelakaan untuk klaim BPJS


Kronologis Kecelakaan
 
Pada hari Rabu, 3 September 2016 Saudari Dita rencananya akan melaksanakan survey yang akan di lakukan pada Supermarket Semar, Anggrek, Indah Jaya, Warkom dam Sumber Berkah. Pukul 07.30-08.00 pihaknya berangkat dari rumah menuju ke kantor. Selanjutnya pada pukul 08.15-09.00 WIB mengikuti breefing pagi. Pukul 09.00- 10.30 saudari Dita berangkat dari kantor untuk pergi ke supermarket Semar. Pukul 10.30-11.00 setelah dari supermarket Semar, selanjutnya saudari Dita melanjutkan perjalanan ke supermarket Anggrek. Pukul 11.00-12.00 WIB dari supermarket Anggrek menuju ke supermarket Indah Jaya. Pukul 12.15-13.15 WIN dari supermarket Indah Jaya pergi menuju ke supermarket Warkom. Pukul 13-15-14.30 WIB dari supermarket Warkom menuju ke supermarket Sumber Berkah. Akan tetapi, dalam perjalanan dari supermarket Warkom ke supermarket Sumber Berkah saudari Dita mengalami kecelakaan yang terjadi di Jl. Banyumas Km 10 pada pukul 13.30 WIB. Setelah dievakuasi, saudari Dita di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosobo dengan menggunakan ambulance. Setibanya di rumah sakit saudari Dita langsung mendapatkan perawatan di UGD untuk selanjutnya menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut. Demikian kronologis kecelakaan saudari Dita ini di sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Wonosobo, 20 Mei 2016

Saksi I,             Saksi II,        

Contoh 2 Kronologis Kecelakaan untuk klaim BPJS

Kronologis Kecelakaan

Pada hari Rabu, 20 Mei 2016 saudari pukul 13.30 WIB karyawati kamu mengalami kecelakaan yang terjadi di Jl. Banyumas Km 10 Wonosobo, adapun karyawati kami tersebut adalah :
 
Nama             : Dita Rahaningtyas
Jabatan           : Surveyor
Tugas/Penempatan    : Wonosobo Barat
 
Adapun kronologis kecelakannya sebagai berikut :
  1. Pada hari Senin, tanggal 20 Mei 2016 saudari Dita rencananya akan melakukan survey ke supermarket Semar, Anggrek, Indah Jaya, Warkom dan Sumber Berkah.
  2. Pukul 07.30 -08.00 WIB, saudari Dita berangkat dari rumah menuju kantor
  3. Pukul 08.15-09.00 WIB pihaknya mengikuti breefing pagi
  4. Pukul 09.00-10.30 saudari Dita berangkat dari kantor menuju Supermarket Semar
  5. Pukul 10.30-11-00 WIB setelah berkunjung dari Supermarket Semar kemudian menuju ke supermarket Anggrek.
  6. Pukul 11.00-12.00 WIB dari supermarket Anggrek menu supermarket Indah Jaya.
  7. Pukul 12.15-13-15 WIB dari supermarket Indah Jaya saudari Dita menuju ke supermarket Warkom
  8. Pukul 13.15-14.30 WIB dari supermarket Warkom untuk menuju supermarket Sumber Berkah. Akan tetapi, ketika melakukan perjalanan tersebut saudari Dita mengalami kecelakaan di JL. Banyumas Km 10 Wonosobo pada pukul 13.20 WIB.
  9. Setelah mengalami kecelakaan tersebut, saudari Dita langsung di evakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Wonosobo dengan menggunakan ambulance. Sesampainya di rumah sakit saudari Dita langsung di rawat di UGD untuk selanjutnya mendapatkan layanan rawat inap di rumah sakit tersebut.
Demikianlah kronologis kecelakaan saudari Dita ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Wonosobo, 20 Mei 2016
Mengetahui,

Head Of Region
Saksi I,                                    Saksi II,

Minggu, 18 September 2016

Contoh Berita Acara Kegiatan Atau Rapat Yang Benar

Contoh Berita Acara - Dalam sebuah acara, terutama untuk acara-acara formal, pasti tak asing dengan dokumen yang dinamakan berita acara. Bagi orang awam mungkin dokumen ini tidak penting, namun bagi panitia atau penyelenggara kegiatan pasti berita acara sangat dibutuhkan. Mungkin banyak yang beranggapan bahwa berita acara sama dengan notulen kegiatan, namun sebenarnya ada beberapa perbedaan yang mencolok antara berita acara dan notulen rapat. Jika notulen rapat hanya menyertakan susunan acara serta inti hasil rapat atau kegiatan, namun dalam berita acara akan terdapat penandatanganan ketua atau pihak lain yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut.
Dengan begitu, bisa dibilang jika berita acara kegiatan/rapat jauh lebih akurat. Lalu bagaimanakah format berita acara? Apakah sama dengan notulen? Tentu saja lebih lengkap dan disusun lebih sistematik.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh berita acara kegiatan/rapat :
Contoh Format Berita Acara Rapat/Kegiatan
Dari contoh di atas, merupakan format berita acara yang benar. Sesuai dengan contoh, beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika membuat berita acara kegiatan/rapat antara lain yaitu kop. Bagian paling atas dari berita acara ini merupakan hal wajib yang tidak boleh ketinggalan dalam sebuah berita acara. Terlebih lagi jika berita acara dibuat oleh sebuah organisasi, instansi atau badan lain yang terstruktur dan berbadan hukum.
Kop pada berita acara kegiatan/rapat ini sama persis dengan kop surat, yaitu berisi antara lain nama instalasi, alat instalasi, nomer telephone, fax, email dan lain-lain yang merupakan informasi tentang instalasi tersebut.

Setelah itu, lanjut ke isi berita acara. Pertama pasti anda akan menjumpai bagian pembukaan. Bagian ini berisikan tentang kegiatan apa yang akan dituliskan. Dan berikutnya diikuti dengan kolom tangga, waktu, serta tempat kegiatan/rapat tersebut.
Mengapa perlu mencantumkan tanggal, waktu dan tempat? Karena berita acara ini merupakan dokumen yang cukup penting yang bisa digunakan atau sebagai acuan pada kegiatan mendatang.Setelah pembukaan, berikutnya akan disusul dengan bagian materi atau topik yang dibahas dalam kegiatan/rapat tersebut. Biasanya sekretaris atau notulis akan mencatat materi apa saja yang dibahas dalam rapat tersebut, dan penulisannya pun dibuat urut sesuai dengan pembicaraan di rapat.
Pada baris berikutnya, anda akan menuliskan beberapa orang yang bersangkutan dengan kegiatan tersebut, dalam hal ini bisa dibilang sebagai pimpinan dan pengurus. Antara lain berisikan tentang Pimpinan rapat, sekretaris, notulis serta narasumber. Untuk narasumber sendiri biasanya tidak hanya satu orang. Dan pada kolom narasumber ini akan tertulis juga asal narasumber tersebut. Biasanya akan diisikan dengan nama instalasi lain tempat narasumber bekerja.
Atau jika narasumber merupakan perorangan yang tidak tergabung dengan satu pun organisasi ataupun instalasi apapun, maka bisa diisikan dengan alamat narasumber.
Jika semua narasumber sudah tertuliskan semua dengan lengkap, pada baris berikutnya diiskan dengan kata penutup yang sekaligus menjadi pangkal inti dari berita acara. Karena dalam paragraf penutup ini akan dituliskan hasil kegiatan/rapat. Biasanya hasil kegiatan atau rapat yang dituliskan dalam berita acara ini berbentuk daftar, sehingga akan mempermudah pengecekan.
Dan kolom berikutnya dalam berita acara ini adalah salah satu kolom terpenting, karena berisikan tanda tangan pajangan, pemimpin rapat serta notulis ataupun sekretaris. Tak hanya itu, pihak luar yang dianggap terpenting dalam kegiatan/rapat tersebut juga akan mencantumkan tanda tangannya. Penandatangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tersebut membuktikan bahwa berita acara kegiatan/rapat sangat akurat dan terbukti sudah disetujui oleh semua pihak.
Untuk kolom terakhir pada berita acara adalah kolom yang berisikan nama-nama wakil peserta musyawarah. Wakil musyawarah ini biasanya akan berisikan beberapa nama.
Selain poin-poin tersebut, pemilihan kata dalam pembuatan berita acara juga sangat penting. Baiknya, anda harus menggunakan bahasa baku dengan penulisan yang sesuai dengan EYD. Penulisan yang sesuai dengan EYD ini antara lain termasuk jumlah titik yang digunakan, pengaturan spasi, pengaturan jarak antar poin dan beberapa hal kecil yang akan sangat mempengaruhi hasil akhir susunan berita acara yang anda buat.

Contoh Berita Acara Rapat Kegiatan
POKJA BUDIDAYA LAHAN PEKARANGAN

PNPM MANDIRI PERDESAAN POLA KHUSUS MP3KI
PROGRAM PENDAMPINGAN

Berkaitan dengan rencana pelaksanaan PNPM-Mandiri Perdesaan Pola Khusus MP3KI untuk Tahun Anggaran 2016 di Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta , maka pada hari ini :
            Hari / Tanggal             : ……………………………………
            Waktu                         : 08.00 s/d Selesai
            Tempat                        : Dusun Sabrang Pajangan Bantul
Telah diselenggarakan Pelatihan Budidaya Garut Program Budidaya Lahan Pekarangan Kegiatan PNPM-Mandiri Perdesaan Pola Khusus MP3KI skema percepatan yang dihadiri oleh peserta dari wakil-wakil kelompok/dusun serta unsur lain yang terkait di Kecamatan, sebagaimana tercantum dalam  Daftar Hadir Terlampir.
Materi atau topik yang dibahas dalam forum ini serta yang bertindak selaku unsur pimpinan rapat dan nara sumber adalah :
A.    Materi atau topik
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
B.     Unsur Pimpinan Rapat dan Narasumber:
Pimpinan Rapat           :  …………………………………                                        
Sekretaris /
Notulis : ............................................
Narasumber
1. . ………………………….…..      dari  …………………………
2.  ………………………….…..       dari …………………………
3. . ………………………….…..      dari  …………………………
dst
  
Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi terhadap materi atau topik diatas selanjutnya seluruh peserta memutuskan dan dapat menyepakati beberapa hal yang berketepatan menjadi keputusan Akhir Kegiatan ini, yaitu :
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
Demikian Berita Acara ini dibuat dan disahkan dengan penuh tanggung jawab agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya..

Bantul,
 ……………………….
Pemimpin Rapat                                                Notulis / Sekretaris


(______________________)                                   (______________________)
Mengetahui
Camat Bupati Bantul
(                                                     .)
NIP.
Mengetahui dan Menyetujui
Wakil dari Peserta Musyawarah

 Nama                                               Alamat                                               Tanda Tangan 
1.  …………………………..             ………………………………..          ………………
2.  …………………………..             ………………………………..          ………………
3.  …………………………..             ………………………………..          ………………

Contoh Penulisan Amplop Surat Lamaran Kerja Yang Benar

Contoh Penulisan Amplop Surat Lamaran Kerja  - Populasi penduduk yang meningkat setiap tahunnya tak ayal menjadi pr tersendiri bagi rakyat ...